Sikap orang mukmin dalam menghadapi penyakit

 

Sikap orang mukmin dalam menghadapi penyakit yang mula-mula dilakukan oleh orang mukmin adalah dengan sabar, bahwa sakit adalah ujian baginya. Untuk menguji seberapa besar ketakwaan hamban-Nya. Jika sakit, ia akan berdoa kepada-Nya sebagaimana firman Allah swt : Dan apabila aku sakit, maka Dia lah yang menyembuhkannya. (As Syu`ara : 80)

Kemudian ia mencari pengobatan yang dibolehkan dalam syariat. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda : Tiadalah Allah menurunkan sebuah penyakit kecuali Allah menurunkan obat penawarnya. (HR. Bukhari dari Abu Darda` dan lainnya) Dalam riwayat lain disebutkan Dan janganlah kamu berobat dengan perkara yang haram dalam riwayat lain berbunyi : Sesungguhnya Allah tidak menjadikan perkara haram sebagai obat.

 

(Lihat di dalam Silsilah hadits Shahih No 1633 dan 2881)

Jenis peradangan Vagina


Peradangan vagina bersifat jamur;
gatal diluar vagina, dari luar sampai dalam vagina sakit, terdapat leukorea seperti kulit tahu, kadang disertai banyak kencing, sakit waktu kencing dan sakit waktu berhubungan.

Peradangan vagina bersifat tak normal;
vagina seperti menurun, panas, rongga tulang pinggul tidak nyaman dan
tubuh tak bertenaga. Cairan di vagina bertambah, bernanah, kental dan bau. karena cairan merangsang saluran urine, menyebabkan banyak kencing, tak bisa tahan kencing dan sakit diwaktu kencing.

Peradangan vagina bersifat usia tua;
leukorea bertambah, menguning, kental, jika parah menjadi nanah, berbau, kadang terdapat tetesan darah, luar vagina gatal dan panas, kering dan sakit, perut bengkak, kencing banyak, tak tertahan, sakit dll.

Peradangan vagina bersifat bakteri;
Leukorea bertambah, putih keabuan, tipis, bergelembung, vagina merah,
bintik darah, luar vagina gatal, sakit dan panas, bagian vagina membau

Kulit Tetap Indah & segar Selama hamil

Keadaaan tubuh wanita yang sedang mengandung, demikian juga kulitnya mungkin bisa tergambar dari penggunaan petunjuk perawatan tubuh terhadap segala perubahan yang terjadi pada tubuhnya.

Pada saat ini, maka seorang wanita biasa akan mengeluarkan banyak usaha agar badan dan kulitnya tetap segar dan bercahaya. Maka, wanita yang sedang hamil sangat membutuhkan ketekunan dan keseriusan yang besar untuk merawat tubuh dan kulitnya.

Sesungguhnya kehamilan adalah proses fisiologis yang ditunjukkan oleh banyaknya perubahan hormon-hormon penting/vital dan mempengaruhi organ-organ tubuh, dan sepanjang dalam batas-batas yang kesetimbangan tubuh, maka itu adalah perubahan yang wajar, akan tetapi jika perubahan hormonal itu untuk melindungi batas-batas yang sudah diketahui, maka wanita itu tergolong sedang sakit.

Dan perbedaan penampilan seorang wanita satu dengan wanita lainnya, dan sering kali bagus/sehatnya kulit adalah karena ia sedang hamil, dan mulai kelihatan bersih dan segar, seperti juga kita lihat rambut dan bertambah lebat dan indah. Semua itu karena bertambahnya jumlah hormon kewanitaan, dan terkadang perubahan hormonal itu menyebabkan ia sakit, diantaranya:

1. Perubahan warna badan dan kulit, dimana sebagian tempat menjadi agak gelap seperti daerah sekeliling mata, dinding dan dada.

2. Munculnya pembuluh darah kecil di daerah-daerah tertentu, seperti wajah, betis, dan dada. Dan ini umum terjadi selama hamil pada bulan-bulan kedua sampai lima dari kehamilan dan akan hilang setelah melahirkan.

3. Kulit di sekitar lengan dan telapak tangan akan kemerah-merahan, dan terkadang bersamaan dengan keluarnya urat-urat. Dan hal ini adalah wajar karena adanya perubahan hormon kewanitaan, dan perubahannya menjadi lebih besar selama hamil.

4. Tumbuhnya ekskresi kulit pada beberapa daerah: betis, dada, dan terkadang juga terasa tipis ketika disentuh, juga terkadang tumbuh kulit yang serupa atau agak tebal sedikit. Dan hal itu tidaklah mengapa sebab akan hilang setelah melahirkan dan mudah dihilangkan bekas-bekasnya.

5. Munculnya garis-garis panjang pada kulit kandungan sebagai hasil dari perkembangan janin dan akan hilang setelah melahirkan. Hal itu biasanya berupa garis memanjang di bawah perut, kedua paha, dan kedua payudara, serta daerah di bawah ketiak.

6. Terkadang pada bulan-bulan terakhir dari kehamilan muncul bintik-bintik gelap pada daerah-daerah yang biasa terlihat, seperti wajah, kedua pipi, dahi, hidung yang disebut flek. Hal ini disebabkan oleh sel-sel warna pada kulit banyak dipengaruhi oleh hormon makanan pituitari, maka ia mengeluarkan sel-sel warna dalam jumlah banyak, dimana sel-sel ini terlebur ketika terkena sinar matahari. Maka sel-sel itu menjadi warna flek gelap. Ada sejumlah hal yang dialami oleh wanita hamil, seperti perasaan meriang/sakit. Akan tetapi hal ini tidak terlalu berbahaya, dan hal itu terjadi karena berputar atau bergeraknya janin di dalam rahim selama beberapa bulan, sehingga organ pendorong menggerakkan rahim tersebut, dimana janin itu belum ada sebelumnya. Perasaan meriang/sakit ini adalah keadaan jelek yang dialami oleh wanita hamil tanpa harus merasa dirinya “jelek”. Perasaan meriang ini akan bertambah pada bulan-bulan terakhir lebih khusus. Dan obat terhadap keadaan ini adalah dikompres dengan air hangat dan lembut. Juga terkadang terkena semacam harvest sejenis pengelupasan kulit secara umum yang terjadi pada masa-masa akhir kehamilannya.

Yang terakhir ini biasannya disertai keluarnya air kekuning-kuningan dan hangat sebagai akibat dari pergerakan beberapa hormon internal dan hormon-hormon indera perasa karena pembagian makanan untuk janin. Akan tetapi secara umum, hal ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Maka, wanita yang sedang hamil disarankan untuk menghilangkan atau meminimalisir hal-hal di atas dengan melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Sering mengompres dengan air dingin dengan tanpa menggunakan sabun yang mengandung parfum. Sebab kandungan parfum itu berasal dari zat kimia yang menyebabkan kering pada kulit. Dan disarankan untuk selalu menggunakan sabun kedokteran yang tidak mengandung zat kimia. Juga, disarankan untuk melakukan massage pada sekujur tubuh dengan gerakan berputar untuk menguatkan peredaran darah.

2. Jangan terlalu banyak menggunakan alat-alat kosmetika, karena mayoritasnya mengandung parfum kimiawi dan akan merusak indera kulit, bahkan mendorong timbulnya flek kulit, apalagi jika terkena sinar matahari. 3. Hindari diri dari mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan sintetik karena akan menyebabkan alergi kulit.

4. Ketika mengalami alergi kulit, gunakan krim pelembut setelah berkonsultasi dengan dokter dan hindari mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang akan menambah alergi ini. Makanan itu adalah seperti strawberi, mangga, pisang, atau coklat.

5. Selektif dalam memilih makanan, dan utamakan makanan yang dikonsumsi adalah yang mengandung vitamin A, dimana vitamin itu yang paling banyak dibutuhkan dan membantu stamina, seperti unsur yang menjaga kestabilan kondisi kulit. Oleh karena vitamin ini menguatkan secara lebih dalam keadaan kulit, sehingga tidak kering. Vitamin ini terkandung di dalam sayur-mayur (dedaunan).

Dan seorang yang hamil harus menjaga kulitnya dengan berbagai protein dan kalsium yang terdapat pada daging dan telur, kacang merah, sayuran, mentega, susu yang terdapat dalam telur, serta vitamin, mineral yang ada di dalam sayur-mayur yang masih segar, dan buah-buahan. Juga, harus benar-benar menjauhi makanan yang pedas dan banyak mengandung rempah-rempah karena hal itu akan menambah alergi terhadap kulit. Dan terakhir kami katakan, janganlah engkau menolak keadaan yang menimpamu (sebagaimana sudah kami terangkan di atas) pada saat hamil ini sebab semuanya itu akan hilang setelah melahirkan.

Akan tetapi, janganlah engkau lupa bahwa tubuhmu adalah laksana bunga yang indah dan menyenangkan dan butuh akan perawatan sehingga bertambahlah kecantikan dan cahayamu. Maka, bila engkau ingin menjaga tubuh dan kulitmu tetap segar dan bercahaya,

cobalah ikuti trik-trik kami di atas.

Sumber: Al-Salaamah Al-Arabiyah


Akibat Kecacingan pada Seorang Anak

Infeksi Cacing Cambuk Bisa Menurunkan Fungsi Kecerdasan

Selama ini masalah kecacingan sering tidak disadari sehingga sering diabaikan dan mengakibatkan keterlambatan pengobatan. Kecacingan memang bukanlah suatu penyakit yang sangat berbahaya, namun jangan diabaikan karena sebenarnya banyak masalah yang dapat timbul yang mempengaruhi kehidupan secara keseluruhan jika tidak diatasi dengan baik.

Apa Saja Akibat Kecacingan pada Seorang Anak ?

Banyak hal yang dapat terjadi jika seorang anak menderita kecacingan, apalagi kecacingan menahun yang tidak tertangani dengan baik, antara lain:

• Penurunan fungsi kognitif (kecerdasan)
• Kurang darah
• Diare menahun dengan atau tanpa tinja berdarah
• Gatal-gatal di sekitar anus
• Radang paru-paru ( sindroma Loeffler )
• Malnutrisi ( kurang gizi )
• Biduran
• Gangguan pertumbuhan
• Radang usus buntu
• Sumbatan usus
• Nyeri perut

Beberapa kasus akibat sering terjadinya re-infeksi cacing dan bila kasusnya terjadi terlalu lama dan tidak segera diobati, dapat menyebabkan hal-hal berikut ini:

1. Akibat Cacing Gelang
Gambar berikut ini terjadi akibat terjadinya re-infeksi cacing gelang. Si penderita terus menerus terinfeksi cacing gelang sehingga jumlah cacing gelang yang ada didalam usus meningkat sehingga terjadi penyumbatan usus.

2. Akibat Cacing Cambuk
Gambar dibawah terjadi karena akibat infeksi cacing yang lama dan tidak diobati. Hal ini menyebabkan keluarnya jaringan anus

Tentu saja tidak semua akibat di atas dapat terjadi pada semua penderita kecacingan, yang paling sering ditemukan adalah kurang darah ( anemia )

Anemia merupakan suatu penyakit kurang darah, yang dapat mendatangkan berbagai macam gejala, misalnya pucat, lesu, lemas, tidak bergairah, kurang tenaga, dan kurang nafsu makan. Pada jangka panjang seorang anak yang menderita anemia akan terpengaruh kecerdasan dan prestasi belajarnya, akibat kurangnya konsentrasi dan daya ingat anak. Selain itu penurunan fungsi kecerdasan diduga juga secara langsung diakibatkan dilepaskannya zat yang disebut sitokin akibat peradangan usus dan juga zat yang dilepaskan oleh cacing. Tentu kita tidak menghendaki generasi muda kita terganggu intelegensianya dan juga pertumbuhan badannya.

Berdasarkan artikel di Kompas tanggal 12 April 2002 lalu, Data dari Departemen Kesehatan menyebutkan bahwa tingkat kejadian infeksi cacing pada anak-anak SD di Indonesia mencapai 80%. Kondisi ini dapat terjadi dimana saja baik di kota maupun di desa. Mengapa angka kejadian ini cukup tinggi? Angka kejadian infeksi cacing yang tinggi di Indonesia ternyata tidak lepas dari keadaan di Indonesia yang beriklim tropis dengan kelembaban udara yang tinggi, serta tanah yang subur, yang merupakan lingkungan yang sangat optimal bagi kehidupan cacing. Selain itu, juga karena rendahnya standar kebersihan lingkungan dan kebersihan diri serta minimnya tingkat ketidaktahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya kecacingan. Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi juga berakibat kepada mudahnya terjadi penularan serta menyulitkan pemutusan rantai penularan yang terjadi.

Satu hal yang teramat penting namun jarang kita ketahui ternyata kecacingan dapat menimbulkan penurunan fungsi kognitif atau kecerdasan pada anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh dr. Nokes dkk.. dan dr. Che Gani Mohamad dkk. ternyata infeksi cacing cambuk (Trichuris trichiura) secara langsung mengakibatkan penurunan fungsi kecerdasan pada anak-anak. (Fungsi kognitif adalah fungsi yang mengatur kegiatan mendapat pengetahuan serta usaha mengenali sesuatu melalui pengalaman.)

Secara khusus perlu diperhatikan bahwa tingkat insiden infeksi cacing cambuk dalam 5 tahun terakhir di Indonesia terus meningkat dan pada beberapa tempat telah menempati peringkat teratas. Bahkan di DKI Jakarta, menurut penelitian yang dilakukan oleh salah satu yayasan di Indonesia (dimuat dalam Surat Kabar Kompas, 23 Maret 2002), tingkat insiden infeksi cacing cambuk sudah mencapai 64.7 %.

Apa itu Cacing Cambuk ?

Sesuai dengan namanya, cacing jenis ini memiliki cambuk pada bagian depan tubuhnya, dalam ilmu kedokteran dikenal sebagai Trichuris trichiura. Dengan cambuk ini, cacing cambuk dapat menembus masuk ke dalam selaput lendir usus besar, dan menghisap darah orang yang menderita kecacingan tersebut. Cacing cambuk ini telah menjadi penyebab kecacingan nomor satu di beberapa tempat di Indonesia, terutama pada anak usia sekolah. Cacing cambuk merupakan jenis cacing yang paling sulit dibasmi dibanding jenis cacing lainnya. Jenis cacing yang paling sering ditemui adalah cacing kremi, cacing tambang dan cacing gelang.

Bagaimana Mendiagnosis Kecacingan?

Cara untuk mengetahui apakah seorang anak menderita kecacingan atau tidak sebenarnya tidaklah sulit bila cacing ditemukan keluar bersama tinja. Namun tidak pada semua kasus kecacingan, cacingnya dapat ditemukan dengan mudah. Mudah tidaknya diagnosis kecacingan ditentukan oleh berat ringan kasus kecacingan yang terjadi. Pada kasus yang ringan, seringkali gambaran infeksi cacing yang terjadi tidak jelas. Pada kasus-kasus seperti ini, tentulah diperlukan pemeriksaan tambahan dengan alat bantu mikroskop, untuk mencari telur cacing yang terdapat pada tinja penderita ataupun mencari telur cacing di sekitar anus dengan menggunakan usapan anus dengan perekat. Namun, sebenarnya sebelum melakukan pemeriksaan yang lebih lanjut, kita dapat menduga terjadinya kecacingan tersebut dengan melihat hal-hal yang timbul akibat kecacingan.

Bagaimana Cara Mengobati Kecacingan?

Cara terbaik untuk mengatasi infeksi cacing adalah dengan memutus mata rantai penularan, misalnya dengan membasmi lalat dan lipas yang dapat membawa telur cacing ke makanan kita, ketersediaan sarana MCK dengan sanitasi yang baik dan mencukupi sehingga setiap orang membuang air besar di jamban dll. Tapi, masalahnya sangatlah sulit bagi kita untuk melakukan hal-hal yang ideal di atas untuk menghindari infeksi cacing, karena itu salah satu cara terbaik yang dapat kita lakukan sekarang ini adalah melindungi diri kita dan keluarga kita (terutama anak-anak kita) dari infeksi kecacingan dengan mengkonsumsi obat cacing secara teratur setiap 4 bulan sekali. Minumlah obat cacing yang mampu membasmi semua jenis cacing, terutama cacing cambuk, yang dapat menginfeksi keluarga kita.

Tips dan Saran

Kapan Anda perlu waspada anak terkena infeksi cacing ?
• Berat badan anak tidak sesuai dengan umur
• Anak menjadi tidak nafsu makan, lemah, lesu, pucat, tidak bergairah dan mudah lelah.
• Anak mengeluh sulit mengerti pelajaran di sekolah.
• Anak mengeluh gatal-gatal di sekitar anus terutama pada malam hari.

Pencegahan Kecacingan Dalam Keluarga

• Mencuci tangan sebelum makan.
• Gunakan selalu alas kaki.
• Anjurkan pengasuh anak mencuci tangan sebelum memegang anak atau menyuapi anak.
• Cuci sayur-mayur & buah-buahan mentah dengan air mengalir.
• Menutup makanan agar terhindar dari lalat.
• Hindari jajan makanan sembarangan
• Anjurkan anggota keluarga minum obat cacing setiap 3 atau 4 bulan sekali.
• Minumlah obat cacing secara rutin minimal 4 bulan sekali untuk seluruh keluarga
• Pilihlah obat cacing yang dapat membunuh semua jenis cacing, terutama yang perlu diperhatikan adalah kemampuannya membasmi cacing cambuk

sumber : http://www.anakku.com

Bagaimana Wanita Hamil Ketika Makan

Bagaimana Wanita Hamil Ketika Makan

Mayoritas keluarga menyepelekan urusan “pencegahan”, dimana awal dari itu semua adalah bermuara dari “gaya makan”. Dan masalah makan yang tidak diperkenankan sifat menyepelekan adalah makanan bagi ibu yang sedang hamil. Ibu-ibu hamil banyak yang merasa cemas, takut ketika menghadapi hidangan makanan, kalau-kalau berefek negatif terhadap perkembangan janin yang dikandungnya. Hal ini tentu bukan sesuatu yang diragukan lagi, atau pun tidak perlu diperdebatkan. Sesungguhnya makanan untuk ibuhamil memiliki urgensi dan sifat-sifat yang khusus baginya saja. Sebab, apa yang ia makan tidak hanya dinikmati olehnya semata, akan tetapi setiap kali ia makan, maka janin yang dikandungnya pun akan ikut memakannya. Maka rela atau pun tidak rela, ia harus memperhatikan janinnya ketika makan, memperhatikan kandungan gizi, nutrisi, walaupun dalam satu sisi bagus bagi dirinya sendiri.

Setiap Makanan Berpengaruh Terhadap Janin

Setiap yang ibu hamil makan, akan berpengaruh terhadap janin. Sebab, setiap makanan yang ia konsumsi akan dilebur dan masuk dalam darah dan terus juga masuk dalam janin (sebagai bagian dari jaringan darah dalam ibu hamil).
Jika makanan yang akan dikonsumsi tersebut kaya akan kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan badan, maka janin juga akan bisa memperoleh zat yang dibutuhkanuntuk perkembangan biologisnya. Sebaliknya, jika makanan tersebut tidak cukup nutrisi, maka sang ibu akan mengalami kelemahan tubuh dan berikutnya akan sakit, dan janinnya pun akanmengalami hal yang sama, lemah dan kemudian sakit. Sebagai catatan, ibu hamil yang senantiasa mengkonsumsi makanan cukup gizi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan janinnya, akan mudah ketika melahirkan, juga kecil kemungkinannya untuk melahirkan prematur.

Sebagian Orang Menyangka: Memperbanyak Jumlah Makanan Sangat Dibutuhkan Dalam Kegiatan Makan

Hal ini adalah kesalahan yang banyak menyebar di masyarakat. Dan hal ini bersumber dari pemahaman yang salah tentang gaya makan. Apalagi terhadap ibu yang sedang hamil, secara umum tidaklah penting apakah ia makan makanan dalam jumlah banyak atau tidak. Bahkan yang penting adalah kandungan gizi dan nutrisi dalam makanan yang ia makan itu sesuatu dengan kebutuhan pertumbuhan badan ketika hamil. Kadungan nutrisi dan gizi, sebagaimana sudah diketahui, terdiri atas: protein, vitamin, zat besi, dan kalsium.

Fungsi Masing-masing Gizi Di Atas

Protein berfungsi membangun tubuh, kalsium fungsinya untuk membangun tulang, zat besi berfungsi penting untuk pembentukan darah, dan vitamin dibutuhkan sel-sel tubuh untuk tubuh bisa bekerja sesuai fungsinya masing-masing.
Adapun makanan lainnya seperti zat tepung, gula dan lemak, maka ini semua tidak dibutuhkanoleh ibu hamil kecuali sekedar untuk bisa beraktivitas semata. Tidak begitu urgen bila tidak mengkonsumsinya, baik bagi dirinya maupun janin. Bahkan yang lebih baik adalah ibu hamil tidak banyak mengkonsumsi 3 jenis makanan di atas agar tidak menambah berat badan janin. Justeru hal ini akan menimbulkan masalah baru.

Apa Menu Yang Baik Bagi Ibu Hamil Setiap Hari

Makanan dan minuman yang baik dikonsumsi ibu hamil setiap hari adalah: susu sebagai menu pembuka sebelum makan. Sebab susu mengandung kaya akan kalsium yang sangat bagus untuk perkembangan tulang janin, juga mengandung protein untuk perkembangan tubuh janin.

Apakah Ibu Hamil Cukup Hanya Mengkonsumsi Tablet, Seperti Tablet Kalsium

Yang paling bagus, seorang ibu hamil selalu mengkonsumsi susu cair, dan bisa saja dengan menambah mengkonsumsi zat serupa, seperti keju atau susu krim. Adapun kalau tablet atau pil kalsium, maka seorang ibu hamil termasuk memperbodoh diri sendiri bila ia hanya menggantungkan diri dengan tablet atau pil-pil itu apa lagi kalau sampai ia mengkonsumsi itu dan meninggalkan makanan atau minuman yang natural; susu dan lain-lain.
Akan tetapi jika susah mendapatkan susu natural, maka bisa dengan menambahkan minum teh atau kakao.

Makanan Selain Susu Yang Baik Bagi Ibu Hamil

Makanan yang bagus dikonsumsi ibu hamil selain susu adalah sayur-mayur, buah-buahan. Kedua sumber makanan ini merupakan sumber berbagai vitamin, zat besi, kalsium. Maka kedua makanan ini agar jangan sampai dilupakan dalammenu makanan setiap hari plus ditambahkan sayur-mayur yang dimakan mentah (lalap), sebagian sayurannya adalah daun-daunan.

Ibu hami bisa memilih berbagai macam buah-buahan untuk dikonsumsi. Akan tetapi yang terbaik adalah berasa manis, seperti jeruk misalnya. Yang terpenting, ia selalu mengkonsumsi kacang-kacangan secukupnya (buncis misalnya), minimal satu butir telur setiap hari (kaya akan zat besi). Adapun daging, maka mengandung protein. Dan kami nasihatkan ibu hamil untuk mengkonsumsi daging putih yang tidak mengandung lemak/gajih. Dan makanan lainnya yang bisa dimakan mentah adalah seperti hati.

Ibu hamil sebaiknya juga mengurangi makanan yang manis sebab perubahan fisiologis pada tubuh yang sedang hamil akan menyebabkan naiknya tensi darah dan pembengkakan kedua kaki serta keracunan. Juga, sebaiknya ibu hamil memperbanyak minum sari buah setiap hari, sebab airnya bisa membersihkan darah dari racun-racun, dan sekaligus membantu badan menstabilkan sistem kerja organ tubuh, paru-paru, dan kelancaran buang air.

Oleh : Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid
(Ketua Bagian Bio-Kimia pada Pusat Penelitian Nasional Mesir, dan Anggota Komisi Mu’jizat Ilmiah Al-Qur’an dan Al-Sunnah)

Anak Usia 1 Tahun: Susah Makan

Ibu-ibu biasanya mencemaskan keadaan anak-anaknya ketika usianya mendekati genap satu tahun. Sebab ia sering mendengar keluh-kesah, anak pada usia demikian sangat banyak makan, bahkan sebaliknya (susah makan) itulah yang sebenarnya.

Seorang ibu selalu mengeluhkan: Anakku tidakmau makan, … Anakku tidak menghabiskan minuman botolnya, … anakku menolak makan makanan yang keras atau yang lainnya yang menggambarkan kesedihan atau kekhawatiran seorang ibu.

Maka, apa sebab rendah atau hilangnya keinginan makan anakku ? Kebanyakan ibu-ibu membawa anaknya ke dokter untuk berkonsultasi karena tidak ada pertambahan berat badan anaknya, dan rendahnya keinginan untuk makan, akan tetapi ia merasa gembira setelah berat badan anaknya bertambah setengah kilo gram. Ada sejumlah sebab munculnya permasalahan ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

Perbedaan kebutuhan anak akan kadar. Ada yang minum satu botol susu langsung habis, sebagian lagi mencukupkan diri dengan hanya meminum separuhnya. Yang terpenting dalam masalah ini adalah berapa penambahan berat badan setiap bulannya ? Dan bukannya berapa banyak ia minum susu !!!

Penambahan berat badan adalah mulai dari 1 kg setiap bulan pada 3 bulan pertama kemudian menurun pertambahannya (kurang dari 1 kg per bulan) lagi dan terus menurun sampai sekitar 300 – 350 gram dalam bulan-bulan terakhir sebelum usianya genap 1 tahun. Walaupun sebelumnya penambahan berat badannya 1 kg setiap bulan, tentulah ia menjadi 12 kg pada usia 1 tahun, dan 24 kg pada usia 2 tahun. Dan demikianlah perkembangan anak, sebab kegemukan bukan merupakan tanda ia sehat apabila ia susah dalam bergerak, dan kurusnya juga bukan menunjukkan ia sedang sakit apabila ia banyak bergerak.

Mayoritas anak, indera perasanya sudah berkembang pada usia 7 atau 8 bulan. Maka, terkadang ia menolak minum susu atau kurang suka sehingga meminum sedikit saja. Pada keadaan tersebut, memungkinkan kita memberikan makanan suplemen padanya, seperti susu yang dimasak dengan bubur dan makanan lainnya. Penambahan gula pada makanan anak terkadang bisa menambah nafsu makan anak. Maka, jika ia susah memakan makanan tertentu, cobalah untuk merubah menu dengan menambahkan gula.

Janganlah engkau menunjukkan kecemasan atau “kemarahan” di depan anak anda ketika ia tidak mau makan. Sebab, sikap anda yang demikian akan menjadikan ia PD (percaya diri) dan senang untuk tidak makan, maka gunakan “trik-trik” yang menyenangkannya dan bervariasi ketika menyuapinya.

Ketika sang anak menolak makan sayuran, maka berilah ia buah-buahan. Jika ia menolak makan daging, maka berilah ia ayam atau ikan atau telur. Yang terpenting dalam masalah ini adalah “jangan sampai engkau memberikan makanan tertentu saja kepada anakmu sehingga menjadikania jenuh atau bosan, serta jangan engkau paksa ia makan makanan tertentu.” Jika engkau melakukan hal ini, maka makan baginya adalah sesuatu yang menyedihkan, penuhd engan tangis dan pemaksaan serta penolakan”. Maka, janganlah engkau jadikan waktu makan sebagai “wahana perang antara engkau dengan anakmu” sebab yang pertama kali akan merugi adalah engkau sendiri.

Terakhir, janganlah engkau membiasakan waktu makannya dijadikan sebagai waktu untuk bermain atau bersandiwara, dimana anggota keluargamu juga ikut di dalamnya dengan nyanyian, tepuk tangan, dan seterusnya untuk menyuruh sang anak makan. Sebab, hal-hal ini baginya, ketika makan atau tidak mau makan, merupakan “sebab mau makan”. Maka, jangan memaksakan satu makanan, kecuali jika ia memang berminat dengan makanan tersebut.

Madu Menghalangi Perapuhan Gigi

Madu merupakan dzat yang bagus untuk menjaga gigi dari kerapuhan.
Demikian sebagai mana kita ketahui dari firman Allah yang berbunyi:

“Dan pada madu terdapat obat bagi manusia.”

Baca lebih lanjut